Photo by mkjr_ on Unsplash

di atas bahu
kita dukung bahasa pertiwi
nazak dipijak diinjak
diludahi diracuni dicemari
kita yang bernama warga

dan di sana
mereka mengarak keranda
menuju pusara
yakin bahasa bonda sudah mati
dan tidak bererti
hanya menanti
ditanam disiram ditabur bunga kemboja

di simpang jalan
kepala lembu diheret merata
membaca mantera bahasa bangsa
langsung menghalang laluan kita
ubati bahasa kembali bernyawa

Ada cerpen, esei, sajak atau puisi? Sila kongsi bersama kami di editors@eksentrika.com