malam
tirai litupmu
menyelimut hebat desah
ketika kamu hadir
saat kelam menjelma

malam
jiwailah kesalku
kepada siang yang menerjah
dan menolakku seadanya
hingga kau sendiri dihembus
olehnya yang tercipta
untuknya sinari segala

malam
tidurku yang lusuh
mengidamkan mimpi liar
yang membangkitkan
aku di tengahmu
berteman peluh resah
dan hawa dinginmu

malam
tiduri aku kembali
di kalangan malapmu
agar sempurna
semula mimpi yang ku nanti
seolah siang terik
tiada berpunya

Ingin menyumbang cerpen atau puisi? Emel editors@eksentrika.com We also accept poetry and short stories! Express yourself!